Hari buruh kemarin, presiden berpidato gegap gempita. Mengumumkan potongan aplikator terhadap ojol turun dari 20,% menjadi hanya 8% yang disambut gembira. Banyak yang berharap derita ojol segera sirna. Tapi banyak pula yang menyangsikan bahwa kebijakan tersebut hanya gula-gula. Arahnya sudah benar tapi belum menjadi kebijakan yang fundamental. Ojol perlu kepastian status. Selama masih disebut mitra, sejatinya masih ada manipulasi yang mengundang tanya. Ojol ingin diakui sebagai pekerja, dengan segala konsekuensinya. Simak perbincangan Alip Purnomo (host) bersama Raymon J. Kusnadi (Koordinator Tim Advokasi SPAI) dan Assoc. Prof TB Massa Djafar (Pakar Politik Universitas Nasional).
Blak-blakan: Fahri Hamzah, Said Didu, Anthony Budiawan, Fuad Bawazier, MS Kaban, Umar Al Hamid, dll
02 Oktober 2026
12:00:00
Dialog Sensitif: Prof Jimly, BHM, Para Jurnalis & Aktivis Soal Nasib Gibran dll
02 Oktober 2026
12:00:00
Kepala KSP, Jend. TNI (Purn) Dudung Tegaskan Sikap TNI Bela Rakyat & Sentil Para Penghina Presiden!
28 September 2026
12:00:00
Buka-bukaan Dr Tifa dan para aktivis, Gibran Terancam Didiskualifikasi, Siapa Akan Mengganti..??
25 September 2026
14:15:00